5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel

5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel -Ketika seseorang memutuskan untuk menerbitkan naskah novelnya pada sebuah penerbit, maka sebenarnya ia sedang menyiapkan ‘anak’ yang sudah ia lahirkan untuk tampil di jagat persaingan buku. Tidak semua penulis menyadari bahwa menerbitkan naskah novel menjadi buku adalah sebuah proses panjang yang harus ditekuni hingga berhasil.

Kebanyakan mengira bahwa setelah selesai menulis pekerjaannya sudah selesai. Padahal, ia masih harus mengurus naskahnya hingga benar-benar terbit dan bisa dibaca oleh banyak orang. Akhibatnya, mereka kurang sabar dalam proses penerbitan. Namun, bagi yang sudah menyadari mereka akan menganggap bahwa justru proses inilah yang paling mengasyikkan.

unnamed-4

Sabar untuk melihat novelmu dipajang ditoko buku

Saat menerbitkan naskah, kita akan mengalami sebuah pengalaman baru yang sangat menakjubkan. Karena kita akan belajar bagaimana melewati proses dengan baik, tidak melompat-lompat, tidak instan dan penuh dengan perjuangan serta kesabaran. Setidaknya ada 5 hal yang jarang penulis pahami saat menerbitkan sebuah naskah novel. Penulis novel yang baik tentunya harus berusaha agar karyanya bisa diterbitkan dan dibaca oleh banyak orang. Tidak hanya sekedar menjadi naskah yang tersimpan di laptop yang akan hanya jadi konsumsi pribadi.

Nah, kali ini saya akan merangkumkan 5 hal yang tidak semua penulis novel sadari saat ingin menerbitkan novelnya. Saya tidak tahu ini bermanfaat atau tidak, namun saya harap kamu bisa mengambil manfaat dari apa yang telah saya tuliskan di sini. Selamat membaca!

Kebingungan Mencari Penerbit, Padahal Di Jaman Digital Ini Informasi Penerbit Sungguh Mudah Didapatkan

Banyak yang bertanya kepada saya bagaimana cara mengetahui alamat penerbit yang mau menerima naskah kita? Jawabannya sangat sederhana, Sobat. Di era digital seperti sekarang ini, kamu bisa menemukan informasi tentang penerbit hanya dengan mengetik  nama penerbit di mesin pencari. Bukan hanya satu penerbit, lho! Tapi bisa ribuan penerbit.

Cara termudahnya adalah denan pergi ke toko buku, kemudian kamu ambil beberapa novel dan bayarlah ke kasir. Kalaupun tak punya budget, cari saja buku sampel yang sampulnya sudah terbuka kemudian catat di handphone-mu nama penerbit, website, alamat email, alamat redaksi dan nomor telepon penerbit. Semua hal yang kamu butuhkan ada di buku yang sudah tercetak dan djual di toko buku.

So, kalau masih ada yang bingung tentang mau menerbitkan kemana kebangetan sekali bukan?

Ini berlaku jika kamu ingin menerbitkan naskahmu di penerbit mayor seperti Gramedia, Gagas Media, Bentang, dan sebagainya. Lalu, untuk mengetahui persyaratan naskah yang akan kamu kirim, cobalah untuk membuka website penerbit ketika sedang terhubung dengan internet (jangan cuma buka facebook saja!). Biasanya informasi tentang naskah yang mereka terima ada di halaman kirim naskah.

Jika kamu berminat untuk menerbitkan secara indie, kamu bisa mencari nama-nama penerbit indie yang jumlahnya luar biasa banyak di Indonesia. Biasanya, layanan pracetak dan cetak mereka berbayar. Kisarannya 400 ribu hingga jutaan rupiah. Tergantung kualitas dan berapa banyak eksemplar buku yang akan kamu cetak. Kalau mau yang gratis, cobalah nulisbuku.com dimana kamu bisa menerbitkan tanpa biaya (hanya melakukan pembelian pertama bukumu). Syaratnya, kamu diminta untuk melakukan kegiatan pra cetak secara mandiri seperti lay out, desain cover, dan editing.

Sudah Tahu Nama-nama Penerbit, Tapi Memilih Penerbit yang Tidak Tepat. Naskahmu Bakalan Terlunta-lunta!

Ini permasalahan yang juga kerapkali disalahpahami oleh penulis novel. Sobat, tidak semua penerbit mau menerbitkan naskahmu. Hal ini bukan karena naskahmu jelek lho! Adakalanya kamu hanya kurang beruntung memilih penerbit yang salah. Jika kamu fokus untuk membuat naskah novel, maka carilah penerbit yang menerima naskah novel. Jangan mengirimkan ke penerbit yang jelas-jelas hanya menerbitkan buku pelajaran sekolah, buku agama, atau buku tentang komputer. Hal ini akan menyebabkan naskahmu yang bagus itu jadi terlunta-lunta. Sia-sia.

Maka dari itu, carilah informasi yang sejelas-selasnya mengenai penerbit yang akan kamu tuju. Lihatlah profil mereka di website, lihatlah genre apa saja yang sudah mereka terbitkan di toko buku, dan perhatikan pula karakter naskah yang mereka cari. Semakin sesuai antara naskah dan penerbit, maka kemunginan untuk diterbitkan akan semakin besar. Salah dalam memilih penerbit akan menghambat proses penerbitan bukumu.

Ketahui pula metode pengiriman yang dikehendaki penerbit. Ada yang hanya menerima naskah dalam bentuk print out yang dijilid, kemudian dikirimkan via pos. Namun ada pula yang bersedia menerima naskah dalam bentuk soft file melalui email. Contoh cara mengirimkan naskah novel bisa kamu lihat di penerbit Gramedia dan Gagas Media. Mematuhi ketentuan penerbit soal teknis pengiriman akan memudahkan penerbit dalam menyeleksi naskahmu, sehingga naskahmu bisa segera terbit.

Tidak Menyertakan Identitas yang Jelas Pada Naskah Novelmu adalah Kesalahan Besar!

Satu hal yang mungkin tidak disadari penulis novel saat akan mengirimkan naskah adalah lupa menyertakan identitas yang jelas pada naskah novel. Sebagus apapun naskahmu, jika tidak ada identitas yang jelas maka penerbit tidak akan sudi menerbitkannya! Penerbit yang baik mungkin akan memusnahkannya. Namun jika penerbit tersebut “nakal” maka mereka bisa saja meyalahgunakan naskah tersebut dan memanfaatkannya demi kepentingan pribadi.

Sebaiknya, sebelum mengirim naskah ke penerbit kamu siapkan betul-betul kelengkapan naskah termasuk identitas dirimu. Jangan karena terlalu over exited kamu jadi lupa hal yang penting. Identitas diri membantu naskahmu untuk dikenali siapa penulisnya. Oh ya, jika kamu menggunakan nama pena untuk naskahmu, selalu sertakan nama asli kamu (kalau perlu, lampirkan fotocopy identitas).

Meremehkan Sinopsis Sama Saja Membunuh Potensi “Anakmu” untuk Berkembang. Buatlah Sinosis yang Memukau!

Penulis novel yang baik akan mengusahakan yang terbaik untuk naskahnya supaya bisa sukses. Ibaratnya kamu sudah melahirkan anak (yakni novelmu), kamu harus mendukung anakmu untuk sukses dalam karirnya. Promosikan novelmu melalui sinopsis supaya bisa diterbitkan dan menjadi best seller dengan berbagai cara salah satunya dengan membuat sinopsis yang bagus dan memukau sehingga penerbit kehabisan alasan untuk menolak naskahmu.

orizuka

Orizuka, Produktif  Menulis dan Menerbitkan Novel

Sinopsis adalah ringkasan novel yang memuat inti cerita novel dari awal sampai akhir. Ending tidak pelu disembunyikan, karena ini bukan blurb atau sinopsis singkat di belakang buku. Sinopsis yang dikirimkan penerbit merupakan jendela bagi penerbit untuk mengetahui apa isi naskahmu. Sinopsis juga menggambarkan bahasa yang kamu gunakan serta alur novel. Menarik tidaknya sebuah sinopsis akan menentukan minat editor untuk membaca lebih jauh naskahmu.

So, jangan remehkan sinopsis supaya naskahmu juga tidak diremehkan.

Proses yang Panjang Harus Tetap Dijalani. Nikmati Saja!

Setelah sebuah naskah dinyatakan diterima dan akan diterbitkan oleh sebuah penerbit, mungkin kamu akan merasa gembira luar biasa. Namun, jangan terlalu bergembira, karena masih ada proses selanjutnya yang harus dilewati oleh naskah novelmu supaya benar-benar siap dicetak dan dijual di toko buku.

Proses tersebut adalah proses editing (penyuntingan), lay out, desain cover, proof reading, proses cetak dan proses distribusi. Semuanya mungkin membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Hal ini karena penerbit tidak hanya menangani satu buah naskah saja. Belum lagi jika naskahmu dalam antrian terbit, kamu harus menunggu jadwal terbit sesuai dengan kebijakan si penerbit.

Mungkin hal ini akan sangat melelahkan. Namun, kamu harus tetap bersyukur. Setidaknya naskahmu sudah ada yang “mengurus”. Kamu tinggal menunggu sambil menulis naskah novel lainnya. Tenang saja, semua buku pasti akan terbit pada waktunya. Yakinlah, kesabaranmu akan membuahkan hasil terbaik. Akan tiba masanya kamu tersenyum bahagia saat melihat bukumu dijual di toko buku, menerima laporan penjualan buku dan transferan royalti. =)

Nah, itulah lima hal yang harus disadari penulis novel saat ingin menerbitkan novelnya. Semoga kamu berhasil menerbitkan naskah novelmu dan menjadi penulis novel yang berhasil. Selamat menulis!

Advertisements

3 thoughts on “5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel

  1. Pingback: Panduan Praktis Menulis Novel untuk Remaja | Mengisi Jeda dengan Manfaat

  2. Pingback: 1000 Kata Perhari, Latihan Wajib Para Penulis Tangguh | Mengisi Jeda dengan Manfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s