Panduan Praktis Menulis Novel untuk Remaja

Hai teman-teman, kamu pastinya suka membaca novel. Apalagi novel yang ceritanya dekat dengan keseharianmu. Membaca novel memang sangat mengasyikkan. Bahkan banya orang yang rela menyisihkan uang jajannya demi membeli novel-novel terbaru.

Jika kamu termasuk orang yang suka membaca novel, maka kamu akan punya banyak pengetahuan tentang novel yang bagus. Tahukah kamu, hobi membaca novel juga bisa membawamu menjadi seorang penulis novel terkenal? Ya, kamu! Kamu bisa menulis sendiri novelmu, menerbitkannya dan mendapatkan hasil dari apa yang kamu tulis.

Menulis Novel

Menulis Novel

Suatu kebanggaan tersendiri jika kamu bisa mengabadikan buah pikiranmu ke dalam sebuah novel. Cerita yang awalnya hanya ada di dalam kepalamu, nantinya bisa dinikmati banyak orang yang membaca novelmu. Kamu jadi bisa berbagi apa yang tersimpan dalam alam pikiranmu secara bebas, karena pada umumnya cerita dalam sebuah novel itu panjang dan rumit. Kamu bisa mengekspresikan lebih banyak hal di dalamnya. Berbeda ketika kamu hanya menuangkannya dalam bentuk status, puisi, cerpen dan tulisan singkat lainnya (misalnya saja menulis di blog).

Tapi, aku kan masih muda? Siapa yang akan membaca karyaku?

Hey, usia muda tidak menghalangi seseorang untuk mengeluarkan karya terbaik mereka. Buktinya, banyak juga anak muda yang berhasil menulis buku best seller yang diterima masyaraka luas. Hal ini membuktikan bahwa justru saat usia muda atau remaja kamu bisa lebih maksimal dalam berkarya. Banyak juga teman-teman kita yang sukses memiliki beberapa buku atau novel yang diterbitkan secara indie, buku keroyokan (kompilasi tulisan) dan menjadi blogger profesional. So, tidak ada alasan bagi kamu untuk menunda menulis novel dan jadikan menulis sebagai ladangmu untuk meraih prestasi di usia muda.

Kali ini saya akan memberikan semacam panduan singkat bagaimana menulis novel bagi para remaja atau penulis pemula. Hilangkan dulu berbagai kecemasan tentang novelmu yang buruk, karena segala sesuatu akan lebih ringan jika kita berpikir positif. Yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut ini. Continue reading

Advertisements