Memeram Draft Pertama Novel

Saat sudah mencapai epilog dan mengetik TAMAT dalam naskah novel, saatnya kita “membuang” naskah itu sementara dan merayakan keberhasilan kita menyelesaikan draft pertama!

Saya pun melakukannya.

Hari Selasa lalu, saya menyelesaikan naskah novel ketiga saya, dan saat ini novelnya sedang saya peram. Rencananya, saya mau mendiamkannya di folder komputer selama dua minggu. Kebetulan, saya memiliki proofreader langganan yakni saudara kembar saya sendiri. Dia bilang sih, naskahnya bagus, tapi perlu diperbaiki.

Foto oleh bongkarn thanyakij dari Pexels
Foto oleh bongkarn thanyakij dari Pexels

Novel itu saya tulis selama dua bulan. Tidak perlu selama itu sebenarnya, karena saya banyak malasnya, banyak nonton drakor, leha-leha dan pura-pura amnesia kalau lagi nggarap novel. Sungguh, saya merasa berdosa telah menyia-nyiakan waktu saya yang berharga. Haha.

Seharusnya, bisa selesai cepat dalam 11 hari seperti yang pernah saya tuangkan di artikel ini. Namun, karena saya banyak pikiran (hahaha, maaf, bawaan orang thinking) maka saya butuh waktu dua bulan untuk menamatkan draft pertama. Saya kira, jika kita sudah punya outline yang bagus, maka menulis draft pertama maksimal satu bulan untuk naskah 100-an halaman.

Continue reading “Memeram Draft Pertama Novel”

Menentukan Target Tahunan Penulisan Novel

Jika kamu tersasar di blog ini, kemungkinan besar kamu ingin menjadi novelis. Penulis novel yang membukukan karya.

Well, kamu boleh saja mengatakan kalau mustahil menjadi penulis novel yang menerbitkan banyak karya, sedangkan belum ada satupun naskah yang jadi atau siap diterbitkan.

Selama kamu masih bisa menekan tuts keyboard, selama kamu masih bisa berfikir, tidak ada yang mustahil.

Bagi saya, menulis adalah sebuah perjalanan karir yang mengasyikkan. Ada yang menjadikan menulis sebagai kegiatan sambilan, sehingga saat menghasilkan karya, tak terlalu peduli apakah karya itu laku dijual atau tidak. Penulis semacam ini, disebut penulis amatir. Artinya, menulis tidak untuk dijadikan profesi.

Berbeda dengan penulis profesional yang menulis untuk mendapatkan imbalan, baik berupa uang (honor, royalti, gaji, dll) maupun penghargaan atas karyanya (menang lomba/award). Ia menulis untuk diapresiasi dalam bentuk materi dan penghargaan. Penulis ini disebut dengan penulis profesional.

Sudah tau bedanya, kan?

Continue reading “Menentukan Target Tahunan Penulisan Novel”

3 Pelajaran Menulis Novel dari Tere Liye dan Andrea Hirata

Ketika memutuskan untuk menulis novel lagi, saya mulai me-recall pengetahuan saya tentang menulis dengan cara mendengarkan kembali petuah menulis dari penulis senior yakni Tere Liye dan Andrea Hirata.

Mengapa harus Tere Liye?

Mengapa Andrea Hirata?

Apakah kedua novelis ini memang wajib diikuti petuah menulisnya karena novel-novelnya best seller?

Bisa iya bisa tidak.

Menulis novel Indriani Taslim Foto oleh Dina Nasyrova dari Pexels
Foto oleh Dina Nasyrova dari Pexels

Ada satu petuah yang saya ketahui tentang belajar. Jika kamu ingin belajar suatu topik misal menulis, maka ambillah beberapa sumber. Dari beberapa sumber tersebut, pasti ada poin-poin yang bisa kamu ambil, misalnya masing-masing ahli yang Anda rujuk memiliki masing-masing 5-10 teori. Dari teori tersebut akan ada 2-3 kesamaan yang menonjol. Itulah yang bisa Anda terapkan dalam diri Anda, dengan mengambil beberapa hal dan lakukan.

Continue reading “3 Pelajaran Menulis Novel dari Tere Liye dan Andrea Hirata”

Bersabar dalam Himpitan

Pernahkah kamu merasa bahwa hidup ini sangat berat?

Mungkin kamu merasa bahwa kamulah yang memiliki masalah paling berat.

Hari-harimu suram, tidak ada aktivitas yang bisa kamu lakukan yang bisa menetralisir kecemasanmu.

Yang ada hanyalah airmata, konflik tak berkesudahan.

Jika kamu curhat, kamu hanya dapat nasihat : sabar. Sabar. Sabar.

Jika kamu pernah mengalaminya, sesungguhnya tak ada nasehat yang lebih baik kecuali bersabar. Bersabar dalam himpitan, hingga kamu lepas dari himpitan tersebut.

photo-of-a-man-sitting-under-the-tree-737586

Foto oleh Samuel Silitonga dari Pexels

Saya mengenal beberapa orang yang pernah terpuruk dalam hidupnya. Berbagai masalah mendera, mulai dari masalah keluarga, masalah utang, masalah jodoh, menanti momongan, dan konflik dengan orang lain.

Continue reading “Bersabar dalam Himpitan”

Mulai Menulis Buku Lagi

Saat ini, ada banyak aktivitas yang bisa kita pilih untuk mengisi waktu. Di tengah pandemik Corona seperti ini, saya awalnya merasakan stress yang luar biasa. Setelah hampir dua minggu, saya mulai terbiasa dan mulai mendapat pencerahan untuk mengisi waktu saya supaya lebih produktif.

Foto oleh Judit Peter dari Pexels

Foto oleh Judit Peter dari Pexels

Saya masih bekerja seperti biasa, menulis konten web dan mengelola media sosial. Namun, jam kerja saya tidak sepadat dulu karena memang ada beberapa pekerjaan yang belum bisa dioptimalkan untuk saat ini. Saya fokus untuk mengelola konten website saja, sambil terus belajar copywriting.

Alhamdulillah, tiba-tiba ide untuk menumbuhkan semangat menulis muncul lagi. Saya jadi terfikir untuk menulis naskah buku baru. Sebenarnya, 2020 ini saya punya beberapa target seperti menulis naskah dan menerbitkan buku, membuat ebook, membangun personal branding di instagram, dan beberapa project pribadi lain di luar pekerjaan saya.

Namun, karena kesibukan kerja, saya belum ada waktu untuk memulai. Saat ini, adalah waktu yang cukup tepat bagi saya untuk memulai menjalankan project yang sempat tertunda yakni menulis buku dan menerbitkannya.

Saya tahu, menulis naskah buku perlu nafas panjang. Menerbitkannya adalah satu perkara yang lain. Jadi, saya abaikan dulu soal penerbitannya. Saya akan fokus pada penulisan naskah bukunya. Saya membaca beberapa postingan dari penerbit bahwa sekarang menerbitkan buku sangat fleksibel. Masalahnya, kamu punya naskah tidak? 😀

Okelah, saya mulai saja perjalanan saya menjalani mimpi saya sebagai penulis buku profesional dengan cara : mulai menulis. Menulis lagi. Menulis terus.

Doakan ya, naskah saya segera berwujud sehingga karya saya bisa muncul lagi di ranah perbukuan di Indonesia. Semangat menulis!

 

Indriani Taslim,

Masih teguh dengan cita-cita

Tidak terlalu peduli dengan passion

Tips Menanamkan Kebisaan Membaca Pada Anak Sejak Kecil

Menjadikan anak gemar membaca buku bukanlah perkara yang sulit. Kebiasaan membaca pada anak dapat ditanamkan sejak ia bayi, bahkan sejak ia masih dalam kandungan. Sejak usia kandungan 4 bulan, bayi dapat mendengarkan suara dari luar, sehingga sangat tepat jika Anda mulai membacakan buku untuknya agar kelak dia akrab dengan buku.

melatih-anak-gemar-membaca

Namun, tidak jarang para ibu kesulitan untuk “menyuruh” anak-anak membaca buku. Padahal, dengan buku, ilmu pengetahuan mereka akan berkembang. Banyak informasi yang bisa didapatkan dari buku. Nah, kali ini saya akan mencoba memberikan tips untuk Anda yang ingin membiasakan anak-anak agar gemar membaca dengan beberapa cara mudah berikut ini. Selamat menyimak!

Membacakan Buku Sejak Hari Kelahirannya

Seperti yang sudah saya singgung di atas, sejak dalam kandungan pun, janin sudah bisa mendengarkan suara Anda. Manfaatkan dengan membacakan buku untuk anak dalam kandungan Anda. Saat belanja keperluan untuk bayi baru lahir, jangan lupa untuk membeli beberapa buah buku untuk Anda bacakan saat hari kelahirannya. Semakin cepat Anda mengenalkan buku pada anak Anda, maka akan semakin besar peluang ia menyukai buku.

Continue reading “Tips Menanamkan Kebisaan Membaca Pada Anak Sejak Kecil”

1000 Kata Perhari, Latihan Wajib Para Penulis Tangguh

1000 Kata Perhari, Latihan Wajib Para Penulis Tangguh – Menjadi penulis novel atau penulis buku, yang diperlukan adalah konsistensi. Ide mungkin saja hanya sedikit yang bisa dieksekusi. Namun untuk mengembangkan ide tesebut menjadi sebuah naskah utuh, diperlukan kekuatan, ketahanan dan kesabaran kesyukuran.

Jika diibaratkan lari, menulis cerpen atau artikel blog adalah sprint. Sedangkan menulis buku atau novel merupakan maraton bagi penulis. Apa yang diperlukan oleh pelari maraton? Apakah kecepatan yang diunggulkan? Ternyata bukan.

make-writing-habit

Latihan untuk ketahanan adalah yang paling utama agar stamina tidak putus di tengah jalan. Buat apa jadi yang tercepat kalau setengah jalan sudah berhenti? Oleh karena itu, penulis buku atau novel bisa dibilang sebagai penulis tangguh yang memerlukan latihan setiap hari agar bisa meraih prestasi kala berlomba dengan peserta maraton yang lain.

Continue reading “1000 Kata Perhari, Latihan Wajib Para Penulis Tangguh”

Panduan Praktis Menulis Novel untuk Remaja

Hai teman-teman, kamu pastinya suka membaca novel. Apalagi novel yang ceritanya dekat dengan keseharianmu. Membaca novel memang sangat mengasyikkan. Bahkan banya orang yang rela menyisihkan uang jajannya demi membeli novel-novel terbaru.

Jika kamu termasuk orang yang suka membaca novel, maka kamu akan punya banyak pengetahuan tentang novel yang bagus. Tahukah kamu, hobi membaca novel juga bisa membawamu menjadi seorang penulis novel terkenal? Ya, kamu! Kamu bisa menulis sendiri novelmu, menerbitkannya dan mendapatkan hasil dari apa yang kamu tulis.

Menulis Novel

Menulis Novel

Suatu kebanggaan tersendiri jika kamu bisa mengabadikan buah pikiranmu ke dalam sebuah novel. Cerita yang awalnya hanya ada di dalam kepalamu, nantinya bisa dinikmati banyak orang yang membaca novelmu. Kamu jadi bisa berbagi apa yang tersimpan dalam alam pikiranmu secara bebas, karena pada umumnya cerita dalam sebuah novel itu panjang dan rumit. Kamu bisa mengekspresikan lebih banyak hal di dalamnya. Berbeda ketika kamu hanya menuangkannya dalam bentuk status, puisi, cerpen dan tulisan singkat lainnya (misalnya saja menulis di blog).

Tapi, aku kan masih muda? Siapa yang akan membaca karyaku?

Hey, usia muda tidak menghalangi seseorang untuk mengeluarkan karya terbaik mereka. Buktinya, banyak juga anak muda yang berhasil menulis buku best seller yang diterima masyaraka luas. Hal ini membuktikan bahwa justru saat usia muda atau remaja kamu bisa lebih maksimal dalam berkarya. Banyak juga teman-teman kita yang sukses memiliki beberapa buku atau novel yang diterbitkan secara indie, buku keroyokan (kompilasi tulisan) dan menjadi blogger profesional. So, tidak ada alasan bagi kamu untuk menunda menulis novel dan jadikan menulis sebagai ladangmu untuk meraih prestasi di usia muda.

Kali ini saya akan memberikan semacam panduan singkat bagaimana menulis novel bagi para remaja atau penulis pemula. Hilangkan dulu berbagai kecemasan tentang novelmu yang buruk, karena segala sesuatu akan lebih ringan jika kita berpikir positif. Yuk simak selengkapnya dalam artikel berikut ini. Continue reading “Panduan Praktis Menulis Novel untuk Remaja”

5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel

5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel -Ketika seseorang memutuskan untuk menerbitkan naskah novelnya pada sebuah penerbit, maka sebenarnya ia sedang menyiapkan ‘anak’ yang sudah ia lahirkan untuk tampil di jagat persaingan buku. Tidak semua penulis menyadari bahwa menerbitkan naskah novel menjadi buku adalah sebuah proses panjang yang harus ditekuni hingga berhasil.

Kebanyakan mengira bahwa setelah selesai menulis pekerjaannya sudah selesai. Padahal, ia masih harus mengurus naskahnya hingga benar-benar terbit dan bisa dibaca oleh banyak orang. Akhibatnya, mereka kurang sabar dalam proses penerbitan. Namun, bagi yang sudah menyadari mereka akan menganggap bahwa justru proses inilah yang paling mengasyikkan.

unnamed-4

Sabar untuk melihat novelmu dipajang ditoko buku

Saat menerbitkan naskah, kita akan mengalami sebuah pengalaman baru yang sangat menakjubkan. Karena kita akan belajar bagaimana melewati proses dengan baik, tidak melompat-lompat, tidak instan dan penuh dengan perjuangan serta kesabaran. Setidaknya ada 5 hal yang jarang penulis pahami saat menerbitkan sebuah naskah novel. Penulis novel yang baik tentunya harus berusaha agar karyanya bisa diterbitkan dan dibaca oleh banyak orang. Tidak hanya sekedar menjadi naskah yang tersimpan di laptop yang akan hanya jadi konsumsi pribadi.

Nah, kali ini saya akan merangkumkan 5 hal yang tidak semua penulis novel sadari saat ingin menerbitkan novelnya. Saya tidak tahu ini bermanfaat atau tidak, namun saya harap kamu bisa mengambil manfaat dari apa yang telah saya tuliskan di sini. Selamat membaca! Continue reading “5 Hal yang Tidak Semua Penulis Novel Sadari Ketika Ingin Menerbitkan Novel”

Memulai Bisnis Rumahan dengan Modal Sendiri

Bisnis Rumahan Modal Sendiri

Bisnis Rumahan Modal Sendiri

Memulai Bisnis Rumahan dengan Modal Sendiri – Bismillah.

Saat Anda memikirkan dan merancang sebuah bisnis, kebanyakan yang terbetik di benak Anda pertama kali yang harus dipenuhi adalah modal. Modal di sini tidak jauh-jauh dari modal materi atau uang. Memulai bisnis tanpa modal uang itu hampir mustahil. Untuk menjual es buah, Anda perlu modal untuk beli buah, plastik, air mineral dan gula. Untuk menjadi reseller jilbab, Anda perlu membayar/transfer dulu sebelum barang dikirim. Intinya, anpa modal uang kita akan sulit bergerak.

Oke, kita anggap saja modal uang itu wajib ada untuk memulai sebuah bisnis. Untuk Anda yang berada di rumah, bisnis rumahan yang cocok untuk Anda adalah yang menjual barang atau jasa yang ada konsumennya. Misalnya toko kelontong, toko jilbab, toko pakaian, jual pulsa, jual mainan, membuat souvenir pernikahan, warung makanan, katering, jual jus, jual tiket kereta api/pesawat, jual mainan anak-anak, hingga agen kosmetik dan obat-obatan herbal. Semua itu bisa Anda rintis dari rumah dengan modal relatif sedikit yakni berkisar antara puluhan ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Selengkapnya…